RSS Feed

KTP Berbasis NIK


Bogor (ANTARA News)) – Kartu tanda penduduk (KTP) berbasis nomor induk kependudukan (NIK) tidak bisa digandakan, kata Staf Khusus Kepresidenan Bidang Hukum, HAM, dan Pemberantasan KKN, Tri Atmojo Sejati, S.I.,S.H.,M.Si.

Pada acara bertajuk “Dialog Panel Nasional tentang KTP Tunggal” di Bogor, Sabtu, dia mengatakan bahwa KTP berbasis NIK baru direalisasikan pada tahun 2011.

“Satu tahun delapan bulan lagi sistem KTP berbasis NIK tunggal sudah diterapkan di seluruh daerah. Setelah itu, tidak ada istilah KTP ganda lagi,” katanya kepada ANTARA News.

Dalam dialog yang diselenggarakan oleh Universitas Pakuan tersebut, Atmojo mengatakan bahwa penerapan NIK tunggal harus diselerasi dengan adanya perhatian serius dari pemerintah daerah. Misalnya, adanya peraturan daerah tentang administrasi kependudukan, yang kemudian didukung pembiayaan.

Sementara itu Taufik Effendy, anggota Komisi II DPR RI yang juga mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, mengatakan bahwa dengan adanya kebijakan tentang KTP berbasis NIK tidak lain untuk menghapuskan maraknya kasus KTP ganda.

“Dengan sistem ini, KTP milik seseorang bisa diakses di seluruh Indonesia sehingga yang bersangkutan tidak bisa membuat KTP di daerah lain,” paparnya.ANT/A038)

[Tag KTP]

Advertisements

About kummy

I'm an obstetrition and gynecologist.. Work in Siloam Hospitals Bali...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: