RSS Feed

Monthly Archives: May 2010

Facebook Periksa Pengawasan Privasi


(ANTARA/Andika Wahyu)Palo Alto (ANTARA News) – Facebook tengah memeriksa sistem pengawasan privasi penggunanya menyusul berondongan kritik yang menyebut Facebook mengkhianati kepercayaan (pengguna) yang justru telah mengantarkan Facebook menjadi jejaring sosial terbesar di dunia.

“Itu menjadi minggu-minggu yang amat menegangkan bagi kami, mendengarkan semua masukan dari semua perubahan yang telah kami buat,” kata pendiri Facebook yang masih berumur 26 tahun, Mark Zuckerberg, ketika mengumumkan penyederhanaan pengawasan untuk privasi penggunanya.

“Secara internal tim kami menggeber segalanya selama beberapa minggu terakhir ini.”

Facebook memperkenalkan halaman seting privasi yang didesain ulang dengan memberikan pola kendali tunggal untuk konten dan mengurangi secara signifikan jumlah informasi yang selalu terlihat.

Facebook juga mengatakan akan memberi para penggunanya kendali yang lebih ketat atas bagaimana aplikasi atau laman-laman luaran dapat mengakses informasi di layanan jejaring sosial ini.

“Ini menjadi pengecekan besar-besaran atas sistem yang telah kami miliki,” kata Zuckerberg saat menerangkan perubahan-perubahan itu dalam brifing pers di kantor pusat jejaring sosial itu di Palo Alto, California.

“Kini kami tengah mengerjakan itu sehingga lebih sedikit informasi yang mesti dipublikasikan. Orang menginginkan cara yang mudah untuk mengontrol cara informasi dibagi dengan pihak ketiga, dan itulah yang sedang kami lakukan,” katanya.

Pengawasan privasi yang diubah ini akan diluncurkan pada hari-hari mendatang.

Bulan lalu Facebook mengundang kritik dari kelompok perlindungan privasi dan konsumen, wakil-wakil rakyat di AS dan Uni Eropa, karena menambahkan kemampuan pada laman-laman mitranya untuk menyambung dengan lumbung data mengenai anggota layanan jejaring sosial itu.

“Facebook telah mendengarkan seruan para penggunanya dan mengakui bahwa perlindungan privasi yang lebih besar memang diperlukan,” kata Senator AS Charles Schumer, yang adalah diantara wakil rakyar yang mendesak penyelidikan terhadap sistem perlindungan privasi di jejaring sosial itu.

“Ini adalah langkah awal penting yang membuat Faceboook mesti dipuji. Kami akan memonitor ini dengan hati-hati,” kata anggota Demokrat dari New York ini.

Schumer adalah salah seornag diantara pengkritik yang menuntut Facebook untuk membuat semua informasi pribadi tidak diakses orang lain dan membiarkan para penggunanya merancang hal apa yang ingin dibagi dengan orang lain lewat model “opt-in”.

Facebook menolak model ini dengan berkilah bahwa lebih dari 400 juta penggunanya masuk dalam jaringannya karena ada premis yang menyebutkan mereka ingin terkoneksi dan berbagi dengan teman-temannya.

“Ornag ingin tetap tersambung dengan keluarga, teman dan orang-orang di sekitarnya; itu adalah hal inti yang kami kerjakan,” kata Zuckerberg.

“Kami percaya sekali pada privasi dan memberi orang pengawasan. Ada keseimbangan, dan semakin banyak saja orang ingin berbagi informasi sepanjang mereka memiliki kontrol yang baik atas hal itu,” sambungnya.

Sistem pengawasan privasi baru ini akan diaplikasikan dalam fitur-fitur masa depan, termasuk layanan berbasis lokasi yang tengah Facebook kerjakan, demikian sang pendiri Facebook itu.

“Kami menciptakan perubahan karena kami pikir itulah yang seharusnya dilakukan. Kami mendengarkan masukan dan kami setuju dengan masukan itu,” kata Zuckerberg.

Dia menambahkan, perlindungan privasi oleh Facebook tidak ada kaitannya dengan meningkatnya pendapatan iklan.

“Pandangan yang menyebutkan kami berubah demi iklan adalah keliru. Orang-orang yang mengenal saya tahu bahwa itu gila,” kata Zuckerberg.

Uni Kekebasan Sipil Amerika (ACLU) menyambut baik perubahan Facebook itu, namun perubahan-perubahan itu dinilai belum cukup.

“Kita menang, jadi teruslah menekan,” kata Direktur ACLU Anthony Romero dalam pernyataan melalui email.

Romero mendesak orang-orang untuk menandatangani petisi online yang menuntut Facebook melindungi sepenuhnya privasi penggunanya. Petisi itu telah ditandatangani oleh lebih dari 80.000 orang, demikian ACLU. (*)

AFP/Jafar Sidik

Posted with WordPress for BlackBerry .

Advertisements

Gesang, Sang Maestro itu Telah Berpulang

Posted on

Gesang, Sang Maestro itu Telah Berpulang.

Euro Masih Terpuruk, IHSG Terhempas 41 Poin


Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 41 poin seiring dengan koreksi dadakan bursa-bursa regional Asia. Pelemahan euro terhadap dolar AS diperkirakan bakal membuat bursa-bursa Eropa kembali terkoreksi siang nanti.

IHSG dibuka naik tipis ke level 2.730,288 dan langsung menguat cukup tinggi ke level 2.763,881, naik 34 poin dari penutupan kemain di level 2.729,484.

Penguatan IHSG tadi pagi berjalan seiring dengan sentimen positif terpilihnya Agus Martowardojo sebagai Menteri Keuangan yang baru serta tren penguatan bursa-bursa regional Asia yang sebagian besar menguat.

Namun di tengah perdagangan, mendadak aksi jual massif mendera lantai bursa. IHSG pun sontak berbalik arah ke zona negatif hingga sempat menyentuh level 2.666,173, anjlok 63 poin.

Tekanan jual terutama dipicu oleh aksi jual investor asing yang mencatat penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp 457 miliar.

Aksi jual asing diperkirakan terjadi lantaran nilai tukar Euro terhadap dolar AS kembali mengalami koreksi pada perdagangan hari ini. Penurunan nilai tukar Euro terhadap dolar AS yang mengindikasikan adanya dana asing keluar dari Eropa, diprediksi akan membuat indeks-indeks saham Eropa kembali terkoreksi pada pembukaan siang nanti.

Oleh sebab itu, pelaku pasar global memutuskan melakukan aksi jual guna mengantisipasi terjadinya penurunan harga lebih dalam pada perdagangan siang. Tekanan jual juga melanda seluruh indeks-indeks saham Asia.

Tekanan jual IHSG terutama terjadi pada saham-saham komoditas dan konsumsi. Saham-saham sektor perkebunan dan pertambangan serta saham konsumsi memimpin kejatuhan IHSG. Sejumlah saham perbankan juga mengalami koreksi cukup tajam.

Investor asing banyak melakukan aksi jual pada saham Bank Mandiri (BMRI) menyusul Direktur Utamanya Agus Martowardojo dipastikan akan mundur lantaran ditunjuk menjadi Menteri Keuangan yang baru.

Untungnya, pelaku pasar domestik langsung melakukan aksi beli selektif sehingga lumayan mengikis koreksi IHSG. Sebenarnya, IHSG telah menunjukkan tanda-tanda rebound lantaran pasar sudah dalam kondisi oversold. Namun sentimen global menghambat upaya pembalikan tersebut.

Pada perdagangan Kamis (20/5/2010) sesi I, IHSG ditutup anjlok 41,751 poin (1,52%) ke level 2.687,733. Indeks LQ 45 juga turun 8,896 poin (1,69%) ke level 515,574.

Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 78.665 kali pada volume 3,167 miliar lembar saham senilai Rp 2,376 triliun. Sebanyak 26 saham naik, 190 saham turun dan 41 saham stagnan.

Bursa-bursa regional seluruhnya melemah

Indeks Shanghai turun 10,92 poin (0,42%) ke level 2.576,89.
Indeks Hang Seng turun 99,97 poin (0,51%) ke level 19.479,01.
Indeks Nikkei 225 turun 100,79 poin (0,99%) ke level 10.086,05.
Indeks Strait Times 14,02 poin (0,51%) ke level 2.760,52.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bank Mega (MEGA) naik Rp 400 ke Rp 2.500, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 350 ke Rp 31.150, Rukun Raharja (RAJA) naik Rp 60 ke Rp 810, BRI (BBRI) naik Rp 50 ke Rp 8.150.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.350 ke Rp 38.250, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 950 ke Rp 33.850, Astra Agro (AALI) turun Rp 700 ke Rp 19.000, Unilever (UNVR) turun Rp 400 ke Rp 14.450, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 ke Rp 16.650.

Agus Martowardojo, Menteri Keuangan baru…


Seperti diduga sebelumnya, kehadiran Direktur Utama Bank Mandiri memperkuat dugaan bahwa beliaulah yang menjadi Menteri Keuangan baru. Sebagai wakil menteri keuangan, ditunjuk Anny Ratnawati, yang saat ini menjabat sebagai salah satu staff di lingkungan Departemen Keuangan.

Mudah-mudahan dengan adanya Menteri Keuangan ini, IHSG besok mengalami rebound dengan jelasnya siapa yang ‘menyetir’ kebijakan keuangan negara ini.

Sedikit tentang Agus Martowardojo. Agus Dermawan Wintarto Martowardojo (lahir di Amsterdam, Belanda, 24 Januari 1956; umur 54 tahun) adalah seorang bankir Indonesia yang sejak Mei 2005 menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri, menggantikan ECW Neloe yang terlibat dugaan kasus korupsi. Sebelumnya Agus Martowardojo bertugas sebagai Direktur Utama Bank Permata selama tiga tahun. Selain di Mandiri dan Permata, ia pernah pula bekerja di Bank of America (1984), Bank Niaga (1986-1994), Bank Bumiputera (Direktur Utama; 1995–1998), Bank Exim (Direktur Utama; 1998) dan BPPN (2002). Martowardojo adalah lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1984. Dikutip dari wikipedia.com

Bookmark and Share

IHSG rontok…


INILAH.COM, Jakarta – Indeks saham tak mampu bangkit dari zona merah, menyusul pemburukan bursa global dan regional. Saham unggulan pun terdesak mundur dan mencatatkan koreksi.
Pada perdagangan Rabu (19/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 104,702 poin (3,69%) ke level 2.729,48. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 melemah 22,524 poin (4,12%) ke level 524,470.

Indeks saham dibuka langsung melemah tajam 1,53% ke level 2790. minimnya sentimen positif mengerek bursa turun, hingga pada sesi siang bertengger di 2.785 dan akhirnya tergelincir ke 2.729.
Analis dari Sinarmas Sekuritas, Alfiansyah mengatakan, indeks melemah hingga di bawah angka 2.750 poin, akibat kuatnya tekanan pasar. Aksi jual saham investor semakin meningkat seiring pergerakan bursa global yang negatif. “Mereka menggunakan momentum ini untuk melepas sahamnya,”ujarnya kepada INILAH.COM.

Bursa AS anjlok semalam, dibuka menguat pada awal perdagangan, setelah regulator Jerman melarang naked short sell terhadap saham 10 bank dan naked CDS dari obligasi negara
Eropa. Langkah ini membuat regulator terlihat panik. SEC juga mengajukan trading rules baru yang menghentikan perdagangan suatu saham bila bergerak dalam kisaran harga tertentu.
Sentimen negatif lain berasal dari jatuhnya harga minyak ke tingkat terendah sejak Oktober. Hal ini terjadi di tengah kekhawatiran tentang krisis utang Yunani dan masalah anggaran di zona euro. Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juni, ditutup pada US$ 69,41 per barel, turun 67 sen.
Harga kontrak ini melemah enam sesi berturut-turut dan merosot US$ 17 sejak awal Mei. Demikian juga minyak mentah Brent North Sea, London, untuk pengiriman Juli turun 67 sen menjadi US$74,43.
Tak heran bila sektor tambang memimpin koreksi sebesar 4,9%. Sementara sektor perkebunan di posisi kedua, dengan turun 4,3%l. Kemudian aneka industri 4,2%, perdagangan 4%, finansial dan industri dasar 3,9%, properti 3,4%, manufaktur 3,3%, infrastruktur 2,7% dan konsumsi 2,2%.
Perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencatatkan volume transaksi sebesar 5,54 miliar lembar saham, senilai Rp 4,985 triliun, dengan frekuensi 115.777 kali. Sebanyak 27 saham naik, 190 saham turun, dan 42 saham stagnan.

Asing mencatatkan transaksi jual bersih (foreign net sell) sebesar Rp478 miliar. Dimana nilai transaksi jual mendominasi sebesar Rp1,977 triliun dan nilai transaksi beli mencapai Rp1,498 triliun.
Beberapa emiten unggulan yang melemah antara lain Indo Tambangraya (ITMG ) turun Rp 2.100 menjadi Rp 34.800, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.900 menjadi Rp 39.600, United Tractor (UNTR) turun Rp 1.100 menjadi Rp 17.000, Indocement (INTP) Rp 1.150 menjadi Rp 14.400, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 1.000 menjadi Rp 17.050.

Sedangkan emiten-emiten yang menguat antara lain Sumi Indo Kabel (IKBI) naik Rp 220 menjadi Rp 1.130, Unggul Indah (UNIC) naik Rp 200 menjadi Rp 2.550, Rukun Raharja (RAJA) naik Rp 140 menjadi Rp 750 dan Bekasi Asri Pemula (BAPA) naik Rp 50 menjadi Rp 195.

Koreksi IHSG didukung pelemahan bursa regional Asia. Seperti indeks Nikkei 225 yang jatuh 55,8 poin (0,54%) ke level 10.186,84, indeks Hang Seng di Hong Kong turun 365,96 poin (1,83%) ke level 19.578,98.

Sedangkan bursa Korsel ditutup melemah tiga sesi berturut-turut atas larangan short-selling Jerman atas 10 lembaga keuangan. Indeks Kospi jatuh 13.16 poin (0.8%) ke level 1.630,08, penutupan terendah sejak 4 Maret ketika indeks berakhir di 1618.20.

Indeks komposit Shanghai turun 6,97 poin (0,3%) ke level 2.587,81, Rabu karena profit taking pada perusahaan properti. Selain pelemahan Wall Street dan kekhawatiran tentang kemungkinan bahwa Beijing akan memperkenalkan tindakan pengetatan lagi. [mdr]

Mama Loren Meninggal…


Berita duka untuk dunia ramalan Indonesia. Kemarin sore, mama Loren diberitakan meninggal..

Muncul candaan seperti ini :

Mama Loren mengatakan bhw dia tdk mampu lg meramal stl th 2012, penglihatan tertutup tabir hitam kelam gelap nan kotor, tp Mama Loren mengatakan bhw akan ada peramal yg bs membersihkan tabir hitam & kotor itu, siapakah dia? Dialah Mama Lemon, cairan pembersih yg ampuh menghilangkan noda2 di piring, gelas, panci yg gosong!

Apple’s 4th generation iPhone HD/iPhone 4G


Apple’s 4th generation iPhone HD/iPhone 4G could be set to launch with a print magazine quality 960×640 in-plane switching (IPS), fringe-field switching (FFS) display, and a beefy 512MB of RAM according to analyst Ming-Chi Kuo the in hit-and-miss industry trade, Digitimes.

Rumors of a 960×640 display first surfaced back in March from Daring Fireball. Given Steve Jobs’ fondness for calligraphy and type and how much he’s pushed their aesthetics in the digital age finally shipping a display where the dots no longer come between content and eyes would no doubt appeal to him. IPS is the technology used in the new iMac and

iPad, FFS in HTC’s Legend, and they help increase viewing angles and display quality. Resolution and technology would combine to make iBooks on iPhone the most high density, high quality type experience yet.

Further, they report Apple will stick with the ARM Cortex A8 currently found in the iPhone 3GS and iPad A4 SoC, not the multicore Cortex A9, but they’ll be doubling the RAM to 512MB which should be especially useful for the new multitasking API found in iPhone OS 4.

Oh, and Foxconn will ship 24 million of them starting in June.

%d bloggers like this: