RSS Feed

Tag Archives: ihsg

Euro Masih Terpuruk, IHSG Terhempas 41 Poin


Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 41 poin seiring dengan koreksi dadakan bursa-bursa regional Asia. Pelemahan euro terhadap dolar AS diperkirakan bakal membuat bursa-bursa Eropa kembali terkoreksi siang nanti.

IHSG dibuka naik tipis ke level 2.730,288 dan langsung menguat cukup tinggi ke level 2.763,881, naik 34 poin dari penutupan kemain di level 2.729,484.

Penguatan IHSG tadi pagi berjalan seiring dengan sentimen positif terpilihnya Agus Martowardojo sebagai Menteri Keuangan yang baru serta tren penguatan bursa-bursa regional Asia yang sebagian besar menguat.

Namun di tengah perdagangan, mendadak aksi jual massif mendera lantai bursa. IHSG pun sontak berbalik arah ke zona negatif hingga sempat menyentuh level 2.666,173, anjlok 63 poin.

Tekanan jual terutama dipicu oleh aksi jual investor asing yang mencatat penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp 457 miliar.

Aksi jual asing diperkirakan terjadi lantaran nilai tukar Euro terhadap dolar AS kembali mengalami koreksi pada perdagangan hari ini. Penurunan nilai tukar Euro terhadap dolar AS yang mengindikasikan adanya dana asing keluar dari Eropa, diprediksi akan membuat indeks-indeks saham Eropa kembali terkoreksi pada pembukaan siang nanti.

Oleh sebab itu, pelaku pasar global memutuskan melakukan aksi jual guna mengantisipasi terjadinya penurunan harga lebih dalam pada perdagangan siang. Tekanan jual juga melanda seluruh indeks-indeks saham Asia.

Tekanan jual IHSG terutama terjadi pada saham-saham komoditas dan konsumsi. Saham-saham sektor perkebunan dan pertambangan serta saham konsumsi memimpin kejatuhan IHSG. Sejumlah saham perbankan juga mengalami koreksi cukup tajam.

Investor asing banyak melakukan aksi jual pada saham Bank Mandiri (BMRI) menyusul Direktur Utamanya Agus Martowardojo dipastikan akan mundur lantaran ditunjuk menjadi Menteri Keuangan yang baru.

Untungnya, pelaku pasar domestik langsung melakukan aksi beli selektif sehingga lumayan mengikis koreksi IHSG. Sebenarnya, IHSG telah menunjukkan tanda-tanda rebound lantaran pasar sudah dalam kondisi oversold. Namun sentimen global menghambat upaya pembalikan tersebut.

Pada perdagangan Kamis (20/5/2010) sesi I, IHSG ditutup anjlok 41,751 poin (1,52%) ke level 2.687,733. Indeks LQ 45 juga turun 8,896 poin (1,69%) ke level 515,574.

Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 78.665 kali pada volume 3,167 miliar lembar saham senilai Rp 2,376 triliun. Sebanyak 26 saham naik, 190 saham turun dan 41 saham stagnan.

Bursa-bursa regional seluruhnya melemah

Indeks Shanghai turun 10,92 poin (0,42%) ke level 2.576,89.
Indeks Hang Seng turun 99,97 poin (0,51%) ke level 19.479,01.
Indeks Nikkei 225 turun 100,79 poin (0,99%) ke level 10.086,05.
Indeks Strait Times 14,02 poin (0,51%) ke level 2.760,52.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bank Mega (MEGA) naik Rp 400 ke Rp 2.500, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 350 ke Rp 31.150, Rukun Raharja (RAJA) naik Rp 60 ke Rp 810, BRI (BBRI) naik Rp 50 ke Rp 8.150.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.350 ke Rp 38.250, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 950 ke Rp 33.850, Astra Agro (AALI) turun Rp 700 ke Rp 19.000, Unilever (UNVR) turun Rp 400 ke Rp 14.450, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 ke Rp 16.650.

IHSG rontok…


INILAH.COM, Jakarta – Indeks saham tak mampu bangkit dari zona merah, menyusul pemburukan bursa global dan regional. Saham unggulan pun terdesak mundur dan mencatatkan koreksi.
Pada perdagangan Rabu (19/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 104,702 poin (3,69%) ke level 2.729,48. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 melemah 22,524 poin (4,12%) ke level 524,470.

Indeks saham dibuka langsung melemah tajam 1,53% ke level 2790. minimnya sentimen positif mengerek bursa turun, hingga pada sesi siang bertengger di 2.785 dan akhirnya tergelincir ke 2.729.
Analis dari Sinarmas Sekuritas, Alfiansyah mengatakan, indeks melemah hingga di bawah angka 2.750 poin, akibat kuatnya tekanan pasar. Aksi jual saham investor semakin meningkat seiring pergerakan bursa global yang negatif. “Mereka menggunakan momentum ini untuk melepas sahamnya,”ujarnya kepada INILAH.COM.

Bursa AS anjlok semalam, dibuka menguat pada awal perdagangan, setelah regulator Jerman melarang naked short sell terhadap saham 10 bank dan naked CDS dari obligasi negara
Eropa. Langkah ini membuat regulator terlihat panik. SEC juga mengajukan trading rules baru yang menghentikan perdagangan suatu saham bila bergerak dalam kisaran harga tertentu.
Sentimen negatif lain berasal dari jatuhnya harga minyak ke tingkat terendah sejak Oktober. Hal ini terjadi di tengah kekhawatiran tentang krisis utang Yunani dan masalah anggaran di zona euro. Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juni, ditutup pada US$ 69,41 per barel, turun 67 sen.
Harga kontrak ini melemah enam sesi berturut-turut dan merosot US$ 17 sejak awal Mei. Demikian juga minyak mentah Brent North Sea, London, untuk pengiriman Juli turun 67 sen menjadi US$74,43.
Tak heran bila sektor tambang memimpin koreksi sebesar 4,9%. Sementara sektor perkebunan di posisi kedua, dengan turun 4,3%l. Kemudian aneka industri 4,2%, perdagangan 4%, finansial dan industri dasar 3,9%, properti 3,4%, manufaktur 3,3%, infrastruktur 2,7% dan konsumsi 2,2%.
Perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencatatkan volume transaksi sebesar 5,54 miliar lembar saham, senilai Rp 4,985 triliun, dengan frekuensi 115.777 kali. Sebanyak 27 saham naik, 190 saham turun, dan 42 saham stagnan.

Asing mencatatkan transaksi jual bersih (foreign net sell) sebesar Rp478 miliar. Dimana nilai transaksi jual mendominasi sebesar Rp1,977 triliun dan nilai transaksi beli mencapai Rp1,498 triliun.
Beberapa emiten unggulan yang melemah antara lain Indo Tambangraya (ITMG ) turun Rp 2.100 menjadi Rp 34.800, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.900 menjadi Rp 39.600, United Tractor (UNTR) turun Rp 1.100 menjadi Rp 17.000, Indocement (INTP) Rp 1.150 menjadi Rp 14.400, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 1.000 menjadi Rp 17.050.

Sedangkan emiten-emiten yang menguat antara lain Sumi Indo Kabel (IKBI) naik Rp 220 menjadi Rp 1.130, Unggul Indah (UNIC) naik Rp 200 menjadi Rp 2.550, Rukun Raharja (RAJA) naik Rp 140 menjadi Rp 750 dan Bekasi Asri Pemula (BAPA) naik Rp 50 menjadi Rp 195.

Koreksi IHSG didukung pelemahan bursa regional Asia. Seperti indeks Nikkei 225 yang jatuh 55,8 poin (0,54%) ke level 10.186,84, indeks Hang Seng di Hong Kong turun 365,96 poin (1,83%) ke level 19.578,98.

Sedangkan bursa Korsel ditutup melemah tiga sesi berturut-turut atas larangan short-selling Jerman atas 10 lembaga keuangan. Indeks Kospi jatuh 13.16 poin (0.8%) ke level 1.630,08, penutupan terendah sejak 4 Maret ketika indeks berakhir di 1618.20.

Indeks komposit Shanghai turun 6,97 poin (0,3%) ke level 2.587,81, Rabu karena profit taking pada perusahaan properti. Selain pelemahan Wall Street dan kekhawatiran tentang kemungkinan bahwa Beijing akan memperkenalkan tindakan pengetatan lagi. [mdr]

Rekomendasi Saham 8/1/2010


REKOMENDASI SAHAM

Sekuritas Emiten Rekomendasi Target Harga Tanggal Keterangan
Lauthandana Securindo PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) Tahan 21.900 2010-01-08 09:46 AM Kenaikan harga CPO tahun ini berdampak positif. Tapi, waspadai potensi koreksi harganya.
Asia Kapitalindo Securities PT Semen Gresik Tbk (SMGR) Beli 7.800 2010-01-08 09:45 AM Kenaikan permintaan semen di sektor properti bakal menjadi sentimen positif bagi SMGR.
Danareksa Sekuritas PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Beli 4.000 2010-01-08 09:44 AM Kinerja INDF bakal meningkat di 2010. Ekspansi pun tak terhambat karena rasio utang yang kecil.
Bahana Securities PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) Tahan 13.800 2010-01-04 09:18 AM Kenaikan kapasitas produksi INTP membuat kinerja emiten ini semakin kinclong.
Danareksa Sekuritas PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) Beli 2.050 2010-01-04 09:17 AM Kenaikan harga jual semen bakal makin mendongkrak kinerja emiten ini.
BNI Securities PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Beli 10.000 2010-01-04 09:15 AM Posisi TLKM di pasar telekomunikasi masih kokoh dan mampu mendongkrak kinerjanya.
Bahana Securities PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP) Kurangi 285 2009-12-30 09:53 AM Rencana rights issue membuat harga saham ini terus anjlok.
Batavia Prosperindo Sekuritas PT PP London Sumatera Tbk (LSIP) Beli 9.450 2009-12-30 09:52 AM Kinerja emiten ini diprediksi masih akan meningkat tahun depan.
Bahana Securities PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) Tahan 23.000 2009-12-30 09:43 AM Harga saham AALI sudah kemahalan. Tapi, kinerja tahun depan diprediksi naik dengan peningkatan produksi perusahaan.
JP Morgan Securities PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Overweight 33.900 2009-12-29 09:21 AM Kenaikan harga komoditas dunia, kembali mengangkat kinerja emiten-emiten tambang termasuk ITMG.
*) Sumber : Riset Kontan dan Bloomberg

sumber: kontan.co.id

IHSG sukses di 2600


Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses mempertahankan diri di atas level 2.600 dengan volume dan nilai transaksi besar. Saham-saham pertambangan dan perkebunan memimpin kenaikan IHSG.

Sepanjang perdagangan hari ini, kubu pembeli perkasa menjaga lantai perdagangan dari serangan-serangan kecil kubu penjual. Meski sempat menyentuh zona negatif pada awal perdagangan, namun dengan cepat para pembeli mengambil alih tahta perdagangan.

Nilai transaksi membengkak mencapai Rp 6 triliun dan begitu pula dengan volume transaksi mencapai 7 miliar saham lantaran ramainya transaksi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan volume mencapai 799 juta saham senilai Rp 2,288 triliun.
Read the rest of this entry

Indeks Menguat di Hari Pertama Tahun 2010


IHSG sejak tanggal 30 Desember 2009 berada di posisi 2.534,356.

Saat ini, hari pertama IHSG di tahun 2010, meningkat 41.057 poin, berada di 2.575,413. Respon yang baik bagi pasar mengingat IHSG merupakan bursa saham terbaik di asia tenggara.

Kenaikan IHSG disebabkan oleh peningkatan saham-saham besar seperti, AALI, ASII, PTBA, GGRM, ITMG dan BMRI.

Mudah-mudahan ekspektasi pasar terhadap ekonomi Indonesia makin baik dan maju terus.

IHSG besok..


Hari ini saham Dow Jones hijau.. Kemungkinan saham IHSG juga hijau..

Saham2 pilihan: BBRI, BMRI, PGAS, ENRG, TRUB..

Mudah2an benar.. Lanjjuttt hijauuu..

%d bloggers like this: