RSS Feed

Tag Archives: Ubuntu

Install Wine 1.3.12 pada Ubuntu 11.04 / 10.10 / 10.04 [PPA]


Ingin menjalankan aplikasi M$ pada Ubuntu? Coba saja dengan aplikasi Wine 1.3.12 yang telah diperbaharui. Wine 1.3.12 telah memperbaiki banyak bug, diantaranya :

  • Support for multiple icon sizes in wine menu builder.
  • Improvements to the help browser.
  • Initial stab at DOSBox integration.
  • Various MSI fixes.
  • Some fixes to the Wine debugger.

Cara Instalasi

Buka terminal dan ketik:

sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install wine1.3

Selesai. Anda telah menginstall Wine 1.3

Cara Install Printer Canon iP1880 Pada Linux


Betapa sulitnya untuk menginstall driver Printer Canon iP1800/1900 series pada Ubuntu 10.10. Sudah mencari-cari seantereo google, tapi tetap saja tidak ketemu yang pas.

Namun, usaha panjang untuk mengeksplore google tidak berhenti disitu saja. Alhasil, librarylinux memberikan solusi yang baik. Dan saya berhasil untuk menginstall driver printer Canon iP1800 pada Ubuntu dengan baik.

Berikut caranya.

  1. Download package driver Canon PIXMA iP1900/iP1880 dari link berikut. File tersebut mungkin berada pada folder home/Downloads. File tersebut anda extrack ke folder tertentu, anggap saja anda buat folder Canon.
  2. Lalu extract file tersebut pada folder /home/Downloads/Canon
  3. Lalu ketik pada Terminal: cd Downloads/Canon
  4. Lanjutkan dengan mengetik: sudo dpkg -i *.deb
  5. Setelah terinstall, nyalakan printer & masukkan USB ke komputer. Bila belum terdetek otomatis, tambahkan lokal printer pada sistem ubuntu kita lewat System-Administration-Printing
  6. Pilih Add Printer
  7. Pilih  “Provide PPD file” lalu browse ppd file pada directory /usr/share/ppd/canon ip1900.ppd
  8. Rename printer bila perlu
  9. Done, u r ready to print… 😉

Thanks to librarylinux..

Linux Mint Debian Edition


Linux Mint Logo oficial

Image via Wikipedia

Awalnya saya menggunakan Ubuntu 10.10 mendampingi Windows 7 Ultimate. Mendengar keunggulan Linux Mint Debian Edition (LMDE), saya sempatkan untuk mencobanya. Pada saat pertama kali install Ubuntu 10.10, otomatis akan terinstal Grub 1.9 yang berfungsi untuk memilih sistem operasi yang akan dijalankan saat booting.

Setelah Live-DVD LMDE 10 ada ditangan saya, saya coba terlebih dahulu memlalui dvd tersebut. Saya menggunakan wifi dan disarankan wifi wajib tersedia untuk update dan sebagainya. Setelah saya coba, memang semua codec, plugin flash, semua sudah tersedia apa adanya. Sehingga kita dapat langsung memutar mp3, melihat youtube, dsbnya. Aplikasi photo editting seperti GIMP pun sudah tersedia. Berbeda dengan ubuntu 10.10, kita harus mendownload codec & plugin yang diperlukan. Mungkin pada edisi ubuntu 11.04 akan lebih baik lagi.

Apa saja kelebihan LMDE (dari website LMDE)?

  • All Mint 10 features
  • 64-bit support
  • Performance boost (using cgroup, the notorious “4 lines of code better than 200″ in user-space)
  • Installer improvements (multiple HDDs, grub install on partitions, swap allocation, btrfs support)
  • Better fonts (Using Ubuntu’s libcairo, fontconfig and Ubuntu Font Family) and language support (ttf-wqy-microhei, ttf-sazanami-mincho, ttf-sazanami-gothic installed by default)
  • Better connectivity and hardware support (pppoe, pppoeconf, gnome-ppp, pppconfig, libgl1-mesa-dri, libgl1-mesa-glx, libgl1-mesa-dev, mesa-utils installed by default)
  • Better sound support (addressing conflicts between Pulse Audio and Flash)
  • Updated software and packages

Keunggulan yang saya rasakan:

  • Terasa lebih cepat dibanding Ubuntu 10.10
  • Semua codec & plugin sudah tersedia, tinggal “plug&play”
  • LMDE bersifat rolling distribution, yang artinya secara konstan menerima update, dan tidak harus menunggu selama 6 bulan, walau yang didownload masih bersifat testing, yang mungkin masih terdapat bug-nya

Kekurangannya apa?

  • Komunitas tidak sebanyak ubuntu, terutama indonesia. Ada forum dan komunitasnya, namun tidak sebanyak & seramai ubuntu
  • Karena bersifat rolling distribusi, mungkin pada update yg kita lakukan masih terdapat bug
  • Debian tidak user-friendly seperti pada ubuntu

Untuk proses instalasi Linux Mint 10 (Julia, Ubuntu 10.10 based edition), bisa dilihat disini. Sedangkan untuk LMDE bisa dilihat disini. Setelah saya install LMDE, update keseluruhan dapat mencapai 500-600 MB. Jadi, wifi dengan kecepatan cepat sangat disarankan. Selamat mencoba !

%d bloggers like this: